ANALISIS AGRIBISNIS KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM) DI NAGORI SIBANGUN MARIAH, KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPATEN SIMALUNGUN, PROVINSI SUMATERA UTARA
Abstract
Hasil penelitian menunjukan bahwa ada faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan agribisnis kentang (solanum tuberosum) di daerah penelitian. Dari hasil analisis SWOT, diperoleh skor penghitungan tertinggi berada pada strategi I (satu) sebesar 4,822 dengan strategi S-O Banyaknya hasil olahan kentang dan buah yang tahan terhadap perubahan iklim meningkatkan peminat pelanggan, membina dan mempertahankan hubungan baik petani dengan pihak lain (penyedia saprodi, pemerintah dan perbankan) dan mengoptimalkan modal yang memadai bagi para petani sehingga dapat memenuhi Ketersediaan saprodi, kebutuhan mengkonsumsi dan permintaan kentang yang tinggi meningkatkan produktivitas kentang yang meningkatkan pendapatan petani dan mengoptimalkan pertumbuhan tanaman untuk menghasilkan buah yang berkualitas. Besarnya pendapatan petani di daerah penelitian adalah Rp. 28.430.508,9 per petani dan Rp. 34.579.243,4 per hektar. Nilai R/C usahatani kentang di daerah penelitian adalah sebesar 1,591 per petani dan 1,575 per hektar. Hal ini menunjukkan bahwa rasio R/C lebih besar dari satu sehingga usahatani kentang tersebut layak diusahakan menguntungkan secara ekonomi).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
An author who publishes in the Jurnal Darma Agung agrees to the following terms:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).








